Berkas PDF Bertebaran di Mana-mana, Padahal Semuanya Bisa Disatukan dalam Hitungan Menit

Menggabungkan banyak file PDF jadi satu dokumen cuma butuh browser dan koneksi internet. Tiga layanan gratis ini bisa menyelesaikannya dalam hitungan menit.

Bagikan cerita ini:
Ilustrasi banyak dokumen PDF dan berkas tersusun di meja kerja

Layar laptop sudah penuh dengan file bernama 'dokumen_1.pdf', 'dokumen_final.pdf', dan 'dokumen_beneran_final.pdf'. Kirim satu-satu ke email pembimbing, dan langsung dibalas: tolong disatukan jadi satu file.

Cerita klasif ini bukan cuma dialami mahasiswa. Karyawan yang mengumpulkan KTP, CV, dan sertifikat untuk administrasi kantor juga sering kena. Begitu juga pemilik usaha kecil yang menyatukan invoice dari beberapa supplier.

Kabar baiknya, menggabungkan PDF tidak butuh aplikasi berbayar. Bloomberg Technoz mencatat penggabungan ini bisa dilakukan lewat layanan online, aplikasi komputer, maupun perangkat seluler. Kita cuma butuh browser.

Kenapa Urusan PDF Selalu Berakhir Berantakan

PDF memang format yang stabil dan serbaguna. Kompas TV menjelaskan format ini sulit rusak, mudah dibuka, dan bisa dibaca di berbagai perangkat. Tapi keunggulan ini punya sisi lain yang menjengkelkan.

Setiap file PDF dikunci rapi dan tidak gampang diubah. Jadi begitu kita punya lima dokumen terpisah, menggabungkannya terasa seperti harus membongkar lima brankas. Kompas TV menegaskan PDF memang sengaja dirancang aman dan tidak bisa diedit sembarangan.

Di sekolah dan kampus, kebiasaan ini nyaris jadi rutinitas. Tugas satu bab dikirim terpisah, lalu dosen meminta semuanya disatukan saat sudah mau sidang. Di kantor, urusan ini muncul setiap kali ada pendaftaran pelatihan, pengajuan cuti, atau pengisian formulir digital.

Bahkan urusan pribadi ikut kena. Siapa yang tidak pernah mengumpulkan KTP, NPWP, dan bukti transfer untuk satu keperluan? Semua diminta dalam satu file, padahal datanya tersebar di folder dan email yang berbeda.

Hasilnya, folder kerja kita jadi semacam kamar berantakan. File bertumpuk, urutan kacau, dan kita bingung versi mana yang paling baru. Nah, di titik inilah merge PDF jadi penyelamat.

Ilustrasi meja kerja berantakan dengan kertas dan dokumen tersebar
Foto oleh cottonbro studio di Pexels

Tiga Layanan Gratis yang Menggabungkan PDF Tanpa Ribet

Kompas TV merangkum tiga layanan gratis untuk menggabungkan PDF tanpa aplikasi tambahan, langsung jalan di laptop maupun HP. Cukup buka situsnya, dan kerjaan berantakan selesai dalam beberapa menit.

PDF.online

Buka pdf.online/merge-pdf, klik Select File, dan pilih file dari laptop atau Google Drive. Kalau sempat terunggah semua, susun urutannya dulu sesuai keinginan. Baru klik Merge, tunggu proses selesai, dan unduh hasilnya.

iLovePDF

Masuk ke ilovepdf.com/merge_pdf lalu klik Select PDF Files. Setelah semua file terunggah, urutkan sesuka hati. Klik Merge PDF, dan file gabungan otomatis terunduh. Kalau tidak otomatis, tinggal klik Download merged PDF.

Layanan yang lahir di Barcelona tahun 2010 ini memang jago soal PDF. Teknologi.id menulis iLovePDF juga tersedia dalam aplikasi seluler untuk Android dan iOS, jadi kita bisa bekerja PDF sambil bepergian.

Smallpdf

Buka smallpdf.com/merge-pdf, klik Choose Files, dan tunggu semua file terunggah. Klik Merge Files untuk opsi gratis, atur urutan, lalu Merge PDF. Hasilnya bisa disimpan di laptop atau langsung ke Google Drive.

Teknologi.id melaporkan Smallpdf tidak meminta registrasi akun untuk mengakses fitur konversi dasarnya. Ini nilai plus besar buat kita yang malas membuat akun baru hanya untuk sekali kerja.

Sebagai gambaran, Teknologi.id juga menyebut Smallpdf punya fitur lain selain menggabungkan. Konversi bolak-balik Word dan PDF bisa dilakukan di tempat yang sama, cukup unggah file lalu tunggu dan unduh hasilnya.

Adobe Acrobat juga punya jalur resmi. Bloomberg Technoz mencatat pengguna cukup membuka aplikasinya, memilih menu Combine Files, menambahkan seluruh PDF yang ingin disatukan, mengatur urutan halaman, lalu klik Combine dan simpan.

Ilustrasi tangan mengetik di laptop saat menyatukan dokumen PDF
Foto oleh https://kaboompics.com/ di Pexels

Yang Harus Diperhatikan Sebelum Mengunggah Dokumen

Menggabungkan PDF itu mudah, tapi ada beberapa hal yang wajib dicek sebelum file unggah. Pertama, pastikan tidak ada halaman ganda atau file salah versi. Karena setelah digabung, urutan ini yang akan jadi final.

Kedua, perhatikan urutan file sebelum klik Merge. Semua layanan di atas menyediakan fitur drag-and-drop untuk menyusun urutan. Manfaatkan, jangan terburu-buru klik tombol gabung.

Ketiga, soal keamanan. MetroJateng mencatat Canva mengklaim file pengguna tidak dibagikan ke pihak ketiga. Tapi untuk dokumen sangat sensitif, ada baiknya dibersihkan dulu atau dibatasi hanya file yang memang aman.

Keempat, cek ukuran file. Beberapa layanan punya batas ukuran untuk pengguna gratis. Kalau total PDF sudah belasan megabita, prosesnya bisa lambat atau bahkan ditolak. Patut diuji dulu dengan file kecil.

Kelima, selalu unduh hasilnya segera. Jangan andalkan link hasil yang tersimpan di browser, karena sebagian layanan akan menghapusnya setelah beberapa jam. Simpan ke folder yang jelas, dan kasih nama yang bikin nyaman dicari.

Tidak Punya Laptop? Masih Bisa

Kompas TV menegaskan penggabungan ini bisa dilakukan di HP maupun laptop. Layanan tadi berbasis web, jadi tidak peduli perangkat apa yang dipakai. Yang penting browser dan koneksi internet berjalan.

Bagi yang lebih suka aplikasi native, ada jalan lain. Detik merekomendasikan aplikasi Fast PDF Converter and PDF Reader di Google Play Store, atau PDF Converter dan PDF Reader di Apple App Store. Langkahnya serupa: buka aplikasi, pilih Word to PDF, beri izin, dan tunggu.

Yang menarik, Canva juga punya fitur Gabung PDF gratis. MetroJateng menjelaskan setelah file digabung, kita bahkan bisa langsung menambah teks, gambar, atau elemen desain Canva sebelum menyimpan atau membagikannya.

Saatnya Berkas Berantakan Disatukan

Menggabungkan PDF adalah salah satu pekerjaan yang terlihat rumit padahal sebenarnya tidak. Cukup tiga layanan gratis di atas, folder berantakan bisa disatukan dalam hitungan menit.

Buat yang masih bingung urusan dokumen, cobalah satu dari tiga layanan di atas. Toh semua gratis dan tidak butuh akun. Setelah urus berkas selesai, baru deh lanjut beresin folder screenshot yang jumlahnya sudah tidak terhitung.

Bagikan cerita ini:

Ruang Diskusi & Komentar

Lihat kategori Tutorial ↗