Kebiasaan Seperti Ini Buat Mesin Cuci dan Kulkas Menyerah Sebelum Saatnya

Mesin cuci dan kulkas jarang mati karena cacat pabrik. Sebagian besar dari mereka menyerah lebih cepat karena kebiasaan harian di rumah yang tidak pernah kita curigai.

Bagikan cerita ini:
Mesin cuci modern di ruang rumah tangga sebagai ilustrasi perawatan elektronik harian

Belanja elektronik rumah tangga itu menguras dompet, dan kita selalu berharap barangnya menemani kita bertahun-tahun. Faktanya, banyak mesin cuci dan kulkas yang menyerah jauh sebelum umurnya habis. Padahal bukan pabriknya yang bermasalah, melainkan tangan kita sendiri.

Kulkas dan Mesin Cuci Justru Paling Sering Menyerah Lebih Dulu

Tim Consumer Reports pernah mengumpulkan data kerusakan dari lebih dari 381 ribu peralatan rumah tangga. Hasilnya, beberapa barang memang punya daya tahan lebih pendek dari yang kita kira. Kulkas dengan dispenser air atau es, misalnya, jadi bagian paling cepat rusak. Dispensernya macet atau tidak lagi memproduksi es, padahal bagian kulkasnya sendiri masih terlihat sehat.

Mesin cuci tidak jauh berbeda. Pengguna paling sering mengeluh soal jamur di sekitar pintu bukaan depan dan pengering yang mendadak tidak maksimal mengeringkan pakaian. Kerusakan seperti ini bukan tanda mesin jelek, melainkan penumpukan kebiasaan kecil yang diabaikan terlalu lama.

Kebiasaan Harian yang Diam-Diam Memperpendek Umur Elektronik

Satu hal yang paling sering dilewatkan adalah kebersihan. Jeff Neal, manajer proyek Capital Coating, menyarankan agar setiap peralatan dibersihkan setiap bulan. Gemuk, kotoran, serat, dan kontaminan lain suka menumpuk di permukaan, dan kalau dibiarkan lama, tumpukan itu memakan substrat logam hingga merusak peralatan. Sebagian besar rumah hanya butuh degreaser dan sikat bulu untuk mencegahnya.

Kebiasaan kedua sama tak terduganya, yaitu membiarkan alat menyala tanpa henti. Albert Lee, pendiri Home Living Lab, menunjuk AC yang dibiarkan menyala saat tidak ada orang di rumah. Niatnya agar ruang sudah sejuk saat pulang, tapi kebiasaan ini membuat komponen cepat aus. Banyak alat modern sudah punya pengatur waktu yang bisa diprogram, bahkan bisa dinyalakan dari jauh lewat Wi-Fi, jadi tidak ada alasan lagi membiarkannya berjalan tanpa tujuan.

Di bagian lain, Ahmad Robi, teknisi mesin cuci asal Serang, menjelaskan bahwa kerusakan sering kali bermula dari hal-hal sepele. Filter yang jarang dibersihkan membuat serat kain, rambut, dan kotoran menyumbat aliran air, sehingga cucian tidak lagi bersih maksimal. Selain itu, memasukkan pakaian melebihi kapasitas mesin atau menuang deterjen berlebihan juga membebani komponen dan meninggalkan residu, yang ujungnya bikin mesin bekerja lebih keras dari seharusnya.

Kebiasaan Kecil Berhari-hari Lebih Berbahaya Daripada Satu Musibah Besar

Bagian dalam drum mesin cuci yang lembap dan rawan ditumbuhi jamur jika langsung ditutup rapat
Foto oleh cottonbro studio di Pexels

Mesin cuci yang langsung ditutup rapat setelah dipakai adalah salah satu contoh paling jelas. Udara lembap terjebak di dalam drum, dan dalam beberapa minggu jamur mulai bermunculan di sekeliling segel pintu. Ahmad menyarankan untuk membiarkan tutup mesin terbuka sekitar dua jam setelah mencuci, sambil mengeringkan bagian tubuh yang basah dengan kain penyerap air.

Posisi mesin yang tidak rata juga kerap luput dari perhatian. Kalau mesin cuci diletakkan di lantai yang tidak datar, getaran saat proses pengeringan menjadi berlebihan dan perlahan menggeser komponen di dalamnya. Memasang kembali mesin di permukaan yang stabil terasa sepele, tapi efeknya nyata untuk jangka panjang.

Bahkan langkah paling dasar pun sering dilewati, yaitu mencabut steker setelah selesai dipakai. Banyak orang menganggapnya tidak penting, padahal ini langsung menghilangkan risiko korsleting listrik yang bisa berakhir fatal. Perawatan rutin seperti membersihkan pulsator juga ikut menjaga kualitas cucian sekaligus usia mesin.

Merawat Lebih Murah Daripada Mengganti, dan Tidak Butuh Teknisi

Beberapa solusi sudah disederhanakan oleh produsen. Banyak mesin cuci keluaran baru punya fitur pembersihan otomatis, sehingga kita tidak perlu lagi membersihkan drum secara manual dengan baking soda. Aktor Sabai Morscheck, yang rutin membagikan tips perawatan rumah, menyarankan mengaktifkan fitur eco drum clean setiap 40 kali pencucian agar mesin tetap awet. Selain itu, mengukur beban cucian sesuai kapasitas mesin dan memanfaatkan garansi perawatan dari penjual juga membantu mendeteksi masalah kecil sebelum menjadi besar.

Kompas merekomendasikan membersihkan mesin cuci dengan soda kue dan cuka secara berkala, lalu mengeringkan segel pintu setiap selesai dipakai untuk mencegah jamur kambuh. Bagi mesin dengan pengering, membersihkan perangkap serat dan ventilasi sering kali langsung mengatasi keluhan pakaian yang tidak kering sempurna.

Pilih yang Memang Dibuat Tahan, Bukan Cuma Mahal

Tangan mencabut steker mesin cuci setelah dipakai untuk mencegah korsleting listrik
Foto oleh AS Photography di Pexels

Harga tidak selalu menjamin umur panjang. Diskusi online di kalangan ibu rumah tangga menunjukkan beberapa barang tertentu bisa bertahan puluhan tahun. Setrika Philips HD 1172, misalnya, dipakai sebagian orang sejak masa kuliah dan panasnya tetap sama seperti pertama kali dibeli. Rice cooker Zojirushi disebut bisa menghasilkan nasi pulen tanpa butir yang menempel, dengan daya pemakaian hanya sekitar 29 watt saat mode pemanas.

Mesin cuci Electrolux dan kipas angin Sekai juga masuk daftar yang sering disebut tahan lama. Kipas Sekai bahkan dipakai terus menerus di tengah cuaca Indonesia yang panas, karena fitur thermofuse-nya mencegah kerusakan akibat overheat. Blender Philips kerap jadi pilihan penjual jus karena keawetannya dan spare part yang mudah dicari.

Pada akhirnya, elektronik rumah tangga bak investasi kecil yang harus dijaga setiap hari. Membersihkannya secara berkala, memberi waktu istirahat, dan memperhatikan kapasitas pemakaian jauh lebih murah daripada mengganti barang baru setiap dua tahun. Kalau mesin cuci atau kulkas di rumahmu cepat rusak, mungkin saatnya cek kebiasaan pakainya dulu, bukan cuma meratapi merknya.

Bagikan cerita ini:

Ruang Diskusi & Komentar

Lihat kategori Tips ↗