Disuruh Ketik Kode Panggilan oleh Penipu, Segera Matikan Pengalihan Panggilan Pembobol Akun WhatsApp
Penipu kerap menjebak korban menekan kode panggilan pengalihan demi meretas akun WhatsApp dan mobile banking. Simak langkah cepat mematikan fitur call forwarding siluman ini.

Bayangkan skenario menjengkelkan yang belakangan ini makin sering memakan korban di tanah air. Kamu sedang santai menikmati secangkir kopi atau sedang sibuk bekerja di kantor. Tiba-tiba nada dering ponselmu berbunyi dari nomor tidak dikenal. Di seberang telepon, suara seseorang berbicara dengan nada sangat panik dan terburu-buru.
Modus bicaranya beragam demi memancing kepanikanmu. Ada yang mengaku sebagai pengemudi ojek online dan memohon bantuan karena motornya mogok. Ada pula yang berpura-pura menjadi kurir paket ekspedisi yang kebingungan mencari alamat rumah. Bahkan tidak jarang pelaku menyamar sebagai petugas layanan pelanggan bank yang mengabarkan adanya transaksi misterius di rekeningmu.
Setelah berhasil mengaduk emosimu, sang penelepon meminta kamu menekan kombinasi angka dan simbol aneh di menu panggilan. Perintahnya seragam, yakni mengetik bintang dua satu bintang lalu diikuti nomor ponsel tertentu dan ditutup tanda pagar. Banyak orang langsung menuruti instruksi tersebut karena mengira itu hanyalah prosedur teknis verifikasi jaringan yang sepele.
Padahal, begitu kamu menekan tombol panggil hijau di layar, jebakan maut siber baru saja aktif. Nomor ponselmu diam-diam telah dibajak jalurnya. Dalam hitungan menit, akun WhatsApp kesayanganmu bisa mendadak keluar sendiri dan saldo dompet digitalmu terkuras tanpa sempat memunculkan satu pun bunyi notifikasi peringatan.
Anatomi Modus Kode Panggilan Rahasia yang Menjerat Korban
Kombinasi tombol seperti bintang dua satu bintang nomor telepon lalu pagar sesungguhnya bukanlah mantra sihir peretas. Dalam industri telekomunikasi global, deretan kode tersebut dikenal sebagai perintah USSD atau Unstructured Supplementary Services Data. Perintah ini berfungsi mengaktifkan fitur bawaan jaringan GSM bernama Call Forwarding alias pengalihan panggilan.
Operator seluler merancang fitur ini puluhan tahun silam dengan niat baik. Fitur ini berguna ketika kamu sedang dinas ke luar negeri, berada di daerah tanpa sinyal seluler, atau baterai ponsel sedang habis total. Dengan mengalihkan panggilan ke nomor cadangan, kamu tetap bisa menerima panggilan penting tanpa terputus koneksi.
Namun di tangan sindikat kejahatan digital, fitur resmi ini disalahgunakan menjadi senjata peretasan yang mematikan. Kasus nyata yang sempat menghebohkan publik pernah menimpa musisi Maia Estianty. Saat itu akun ojek online, WhatsApp, dan aplikasi belanja daring miliknya dibobol pelaku setelah ia menuruti instruksi menekan kode pengalihan panggilan ke nomor penipu.
Ketika kode pengalihan tanpa syarat ini berhasil dieksekusi di ponselmu, seluruh panggilan suara apa pun yang masuk tidak akan mampir ke nomor aslimu. Jaringan operator seluler akan langsung membelokkan sambungan suara tersebut ke nomor ponsel milik pelaku secara senyap.

Cara Licik Penipu Membobol WhatsApp Tanpa Butuh SMS OTP
Sebagian dari kita mungkin bertanya-tanya. Mengapa komplotan penipu begitu berambisi membajak jalur panggilan telepon suara daripada mencuri pesan SMS biasa? Bukankah kode rahasia One Time Password atau OTP login umumnya dikirimkan pihak aplikasi lewat pesan teks singkat?
Di sinilah celah sistem yang dieksploitasi pelaku secara cerdik. Sebagian besar platform pesan instan seperti WhatsApp menyediakan opsi verifikasi cadangan berupa panggilan suara otomatis atau fitur panggil saya. Opsi ini sengaja dihadirkan untuk menolong pengguna jika pesan SMS verifikasi mereka macet atau terhambat masalah operator.
Begitu pelaku memastikan jalur teleponmu berhasil dialihkan ke nomor mereka, pelaku langsung membuka aplikasi WhatsApp baru di perangkat lain. Mereka memasukkan nomor ponselmu lalu sengaja memilih opsi kirim OTP lewat panggilan telepon. Server WhatsApp tentu saja langsung melakukan panggilan otomatis untuk membacakan enam digit kode verifikasi rahasia tersebut.
Karena jalur panggilanmu sudah dibajak, panggilan dari server WhatsApp tersebut otomatis berdering di ponsel milik penipu. Si penipu tinggal mengangkat telepon dengan santai, mendengarkan mesin bot membacakan kode angka rahasia, lalu mengetikkannya ke layar mereka. Dalam sekejap mata, akun WhatsApp milikmu berpindah tangan sepenuhnya ke genggaman pelaku tanpa ponselmu berdering sama sekali.
Langkah Cepat Mengecek dan Mematikan Pengalihan Panggilan di Ponsel
Kamu tidak perlu membawa ponselmu ke pusat servis reparasi atau mengeluarkan uang sepeser pun untuk mengusir pembobol siluman ini. Sistem telekomunikasi seluler sudah menyediakan serangkaian jalan keluar mandiri yang sangat cepat dan mudah dipraktikkan langsung dari genggaman tanganmu.
Cek Status Pengalihan Lewat Kode Dialer
Langkah awal adalah memastikan apakah panggilan ponselmu saat ini sedang dibajak atau tidak. Buka menu Telepon atau papan tombol dialer di ponselmu. Ketik kombinasi bintang pagar dua satu pagar kemudian tekan tombol panggil.
Tunggu beberapa detik hingga jendela pop-up informasi sistem operator muncul di layar. Perhatikan tulisan pada baris Panggilan Suara atau Voice Call. Jika keterangannya tertulis Tidak Diteruskan atau Not Forwarded, berarti ponselmu aman. Namun jika muncul deretan nomor ponsel asing di samping status diteruskan, nomor misterius itulah yang sedang menyadap panggilanmu.
Cabut Semua Pengalihan Sekaligus dengan Kode Universal Sakti
Jika kamu menemukan nomor asing atau merasa pernah menuruti perintah penipu, segera hapus setelan tersebut saat ini juga. Buka kembali menu papan tombol telepon ponselmu. Ketik kode pagar pagar nol nol dua pagar lalu tekan tombol panggil.
Kode sapu jagat ini adalah perintah standar resmi asosiasi telekomunikasi global yang berlaku untuk seluruh operator di Indonesia, baik Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, XL Axiata, maupun Smartfren. Perintah ini akan langsung mematikan dan menghapus seluruh bentuk pengalihan panggilan tanpa sisa. Layar ponselmu akan segera menampilkan konfirmasi bahwa seluruh proses penghapusan penerusan panggilan telah berhasil dijalankan.
Nonaktifkan Manual Lewat Menu Setelan Bawaan Android dan iPhone
Selain menggunakan kode angka singkat di menu telepon, kamu juga bisa mematikan fitur ini langsung lewat menu pengaturan sistem perangkat ponselmu. Cara ini sangat berguna untuk memastikan sakelar pengalihan benar-benar berada di posisi nonaktif secara visual.
Bagi pengguna ponsel Android, buka aplikasi Telepon bawaan lalu ketuk ikon titik tiga di pojok kanan atas layar. Pilih menu Setelan kemudian masuk ke opsi Layanan Tambahan atau Akun Panggilan. Buka subbagian Penerusan Panggilan lalu pilih opsi Panggilan Suara. Pastikan menu Selalu Teruskan berada dalam kondisi nonaktif atau mati.
Bagi pengguna perangkat iPhone, buka aplikasi Pengaturan utama dari layar beranda. Gulir layar ke arah bawah lalu ketuk menu Telepon. Pilih opsi Penerusan Panggilan atau Call Forwarding. Periksa sakelar tombol di layar, lalu geser ke arah kiri hingga berubah warna menjadi abu-abu tanda fitur telah dimatikan sepenuhnya.
Benteng Tambahan Agar Akun Digital Tetap Kebal Pembajakan
Mematikan fitur pengalihan panggilan adalah tindakan penyelamatan pertama yang sangat penting. Namun untuk mencegah musibah serupa terulang kembali, kamu wajib melengkapi pertahanan digital ponselmu dengan beberapa lapis perlindungan tambahan yang sangat krusial.
Pertama, aktifkan fitur Verifikasi Dua Langkah di aplikasi WhatsApp milikmu saat ini juga. Buka menu Setelan WhatsApp, masuk ke bagian Akun, lalu pilih Verifikasi Dua Langkah. Buatlah enam digit angka PIN rahasia yang sulit ditebak dan daftarkan alamat email aktif milikmu sebagai sarana pemulihan darurat.
Lapisan PIN rahasia ini bekerja layaknya pintu gembok baja kedua. Bahkan seandainya pelaku berhasil mencuri kode OTP panggilan sekalipun, mereka tetap akan tertahan di depan pintu masuk aplikasi karena tidak mengetahui PIN enam digit yang kamu buat sendiri.
Kedua, jangan pernah membagikan kode rahasia apa pun atau menuruti instruksi orang asing yang menyuruhmu menekan kode kombinasi bintang dan pagar di ponsel. Tidak ada satu pun instansi resmi perbankan, penyedia ekspedisi kurir, maupun perusahaan aplikasi terpercaya yang mengharuskan penggunanya mengetik kode pengalihan panggilan demi urusan administrasi.
Artikel Terkait
Lihat kategori Tutorial ↗
HP 5G Harganya Selangit, Tapi Cakupan 5G Indonesia Baru 4,44 Persen
Membeli HP 5G itu nggak murah, padahal cakupan jaringan 5G di Indonesia baru sekitar 4,44 persen per April 2025. Sebelum menyalahkan ponselnya, ada beberapa pintu yang sebaiknya dicek dulu.
Kamu Beli Kuota untuk Diri Sendiri, Tapi Aplikasi Diam-Diam Makannya Lebih Dulu
Sebagian besar kuota yang kamu beli habis dimakan aplikasi di latar belakang, bukan olehmu. Cara menghentikan pembocoran ini hanya butuh beberapa pengaturan.
Tombol Power dan Volume Sudah Lumayan Tua, Sementara Semua HP Punya Cara Lebih Cepat
Semua HP punya empat sampai lima pintu untuk mengambil tangkapan layar, tapi kebanyakan kita cuma hafal satu yang paling tua.
Ruang Diskusi & Komentar